Memahami Girl Power yang Sejati dengan Travelling Aman Hanya Bersama Teman Wanita

Sumber Gambar: tumblr.com

Dalam beberapa pengalaman travelling yang paling berkesan dalam hidup saya, kebanyakan petualangan seru terjadi ketika saya nekat. Sebelum membayangkan yang tidak-tidak, kata sifat nekat menurut saya cocok karena seringkali saya dan teman-teman wanita saya bepergian jauh dari rumah tanpa bantuan pemandu, atau memakai jasa pemandu yang baru kita temui di internet.

Bagi banyak wanita yang tidak memahami konsep solo travelling, tindakan seperti ini bisa dikategorikan sebagai nekat. “Siapa yang akan melindungi kalau terjadi apa-apa? Yakin orang yang di-hire buat jadi pemandu bukan serial killer?” Padahal, perjalanan menjauhi rutinitas dengan orang-orang yang dipanggil sahabat seperti inilah yang akan memperbarui cara pandang kita soal kehidupan. Kalau takut ini itu terus menghalangi kita melangkah, dari mana datangnya inspirasi dan re-charge energi?

Saya selalu memilih partner bepergian yang merupakan sahabat-sahabat terbaik saya, dan secara kebetulan yang saya syukuri, kebanyakan dari mereka berjenis kelamin wanita, seperti saya.

Travelling baru memiliki efek maksimumnya ketika kita menikmati waktu yang kita habiskan dengan orang yang sama selama beberapa hari berturut-turut, dan ini membuat saya yang tidak suka obrolan basa-basi selektif dalam memilih partner travelling.

Total, tiga perjalanan jauh yang terdiri dari pendakian Gunung Ijen untuk menyaksikan indahnya blue fire, snorkeling di Pulau Menjangan dan melihat langsung Nemo dan Dori, sampai keliling Yogyakarta untuk wisata sejarah dilakukan tanpa adanya partner travelling pria. Semuanya life changing, semuanya membantu saya menyadari bahwa ketika para wanita berkumpul, memang tidak ada yang tidak bisa kita lakukan. Semua stereotype soal wanita harus dilindungi dan kurang mampu bertahan sendiri jadi patah begitu saja.

Sumber Gambar: dokumentasi pribadi

Sumber Gambar: dokumentasi pribadi

Meski demikian, tetap tidak bisa dipungkiri bahwa perjalanan jauh travellin bersama squad wanita saja bisa tetap berpotensi mendatangkan bahaya. Itu sebabnya banyak orangtua yang kurang setuju, selalu bertanya dan mempersyaratkan perjalanan jauh dengan adanya kehadiran orang yang lebih dewasa atau bahkan lawan jenis, mengkhawatirkan keselamatan putri mereka. Karena itu, saya ingin berbagi tips yang selalu saya praktekkan setiap bepergian demi meyakinkan bahwa travellin dengan anggota wanita semua adalah petualangan seru yang wajib dicoba.

  1. Ransel yang ringkas dan mudah dibawa berlari

Sumber Gambar: tumblr.com

Mengapa saya sebut “berlari”? Meskipun tidak pernah mengalami kejadian buruk yang mengharuskan saya lari terbirit-birit, membawa ransel yang ringkas sesuai dengan ukuran tubuh akan sangat membantu keleluasaan kita para wanita bergerak. Jikapun ada kendala yang mengharuskan tubuh untuk bergerak cepat, barang bawaan tetap utuh karena sudah disatukan dalam ransel. Lebih baik lagi jika kita bisa membatasi barang bawaan hanya satu tas saja, namun jika tidak memungkinkan pun, pastikan tas satunya yang dibawa berukuran kecil sesuai untuk tempat menyimpan dompet, handphone dan berbagai keterangan identitas yang tidak boleh sampai hilang.

2. Pilih penginapan yang berbentuk asrama

Sumber Gambar: tumblr.com

Asrama atau yang populer disebut hostel merupakan penginapan murah yang memang didedikasikan untuk backpacker, dan cocok untuk geng cewek yang bepergian bersama. Biasanya, bentuk penginapan yang demikian akan memiliki pemisahan yang jelas antara ruangan khusus pria dan ruangan khusus wanita. Hal ini bisa diantisipasikan dari jauh-jauh hari begitu ada kejelasan bahwa yang akan berangkat adalah ladies only. Harga jadi lebih murah dan bisa memesan kamar eksklusif sehingga ruang tidur tidak perlu terpisah satu sama lain. Gossip night alert!

3. Jika memungkinkan, sebaiknya ada di antara anggota perjalanan yang terbiasa menyetir mobil

Sumber Gambar: pinterest.com

Menyetir mobil sendiri membuat waktu yang dihabiskan menjadi lebih fleksibel dan perjalanan lebih nyaman dan aman karena perjalanan dihabiskan tanpa adanya orang asing dalam satu kendaraan. Setidaknya, kita memerlukan dua orang yang bisa menyetir mobil bergantian sementara yang lainnya berperan sebagai pemandu atau penyedia snack serta air minum dalam perjalanan.

4. Jika perjalanan menempuh medan yang sulit karena ketiadaan transportasi umum, riset terlebih dahulu pemandu yang aman dan terpercaya

Sumber Gambar: tumblr.com

Believe that people are good, merupakan kunci keberanian saya dan teman-teman wanita melanglang Indonesia yang daerahnya belum dikenal sekalipun. Riset tetap perlu dilakukan, dan jangan ragu untuk menelepon nomor yang tertera. Kita bisa menilai seseorang dari suaranya, dan kita bisa memutuskan apakah layanan pemandu wisata yang diberikan cukup terpercaya atau tidak. Indikasi penilaian yang dapat dijadikan standar kita dalam memilih pemandu wisata adalah website yang didesain dengan apik, nomor telepon yang jelas dan responsif, adanya alamat markas operasi bisnis wisata, serta keramahan orang yang diajak berkomunikasi.

5. Buatlah rencana perjalanan yang jelas

Sumber Gambar: favim.com

Istilah kerennya sih, itinerary. Meski saya tipe orang yang spontan dan lebih baik melihat situasi setibanya di tempat tujuan, tetap saja terasa ada yang kurang kalau saya tidak memiliki panduan tempat-tempat penting yang harus disambangi begitu sampai di tujuan. Danaukah, gunungkah, hutankah atau taman nasionalkah, kedai kecil dengan kopi nikmatnya atau café mahal yang wajib dijadikan spot foto cantikkah, saya akan merasa jauh lebih baik jika saya mengetahui apa yang kira-kira akan saya temui di sana. Karenanya, itinerary dibuat untuk mencegah waktu dan energi habis karena prinsip “ke mana angin membawa”. Selain itu, dengan adanya itinerary, kita bisa memperkirakan apakah tempat yang dituju tersebut aman atau tidak.

6. Sebelum pergi lebih jauh lagi, pertimbangkan pentingnya memiliki asuransi perjalanan

Sumber Gambar: lifehack.com

Pemikiran memiliki asuransi saat travellin jauh kadang membuat kita sangsi. Kecenderungannya, kita akan berpikir “Apa perlunya?”, toh tidak akan terjadi apa-apa selama kita berhati-hari. Itupun terkadang yang menjadi alasan kita melewatkan konter tempat para agen asuransi travelling yang secara agresif menawarkan paket asuransi di bandara, atau mengosongkan pilihan ingin menambahkan travel insurance pada saat check out pembayaran tiket pesawat atau kereta di aplikasi perjalanan dan pemesanan tiket pilihan kita. Ya, memang benar kebanyakan perjalanan tidak memerlukan adanya persiapan asuransi, tetapi tidak ada salahnya berjaga-jaga jika biaya yang dikenakan sama sekali tidak memberatkan dan masih bisa dialokasikan. Belum lagi kalau langkah mendapatkannya lebih sederhana dan mudah seperti di travellin.co.id berikut.

Cukup dengan memasukkan daerah asal dan destinasi tujuan serta berapa jumlah orang yang bepergian,

Sumber Gambar: travellin.co.id

diikuti dengan memasukkan tanggal keberangkatan dan kepulangan,

Sumber Gambar: travellin.co.id

diakhiri dengan memilih paket asuransi sesuai dengan perjalanan yang dilakukan, baik domestik maupun internasional.

Sumber Gambar: travellin.co.id

Berbagai risiko perjalanan yang bisa terbayangkan dan diantisipasi seperti kecelakaan yang melumpuhkan hingga kematian, sakit mendadak sehingga butuh perawatan saat sedang berada di tempat liburan, membatalkan perjalanan sebelum hari H, hilangnya bagasi karena pencurian, hilangnya identitas dan dokumen pribadi yang penting karena pencurian, dan pembajakan pesawat semua disediakan oleh travellin.co.id. Tidak ada yang pernah bisa benar menduga apa yang akan terjadi di perjalanan, jadi pilihan paketnya pun dibedakan menjadi tiga pilihan; Domestic Gold, Domestic Silver dan Silver Plus.

Domestic Gold meminta kita mengeluarkan biaya Rp 12,000 per orang per hari untuk limit biaya pengobatan dan kematian hingga Rp 50 juta atau Rp 75 juta masing-masing, dan biaya kehilangan barang hingga maksimum Rp 3 juta.

Domestic Silver hanya mengenakan biaya Rp 10,000 per orang per hari, dengan limit biaya pengobatan dan kematian hingga Rp 25 juta dan Rp 50 juta masing-masing, dan biaya kehilangan barang hingga maksimum Rp 2 juta.

Paket Silver Plus yang disediakan ini sama dengan paket domestic silver, namun dengan tambahan kompensasi kerusakan rumah akibat perampokan atau kebakaran, semua dengan harga yang termahal di antara semua paket, itupun hanya Rp 14,000 per orang per hari.

Dengan membayar maksimal Rp 14,000 per orang per hari selama berada di tempat destinasi tujuan, kita sudah tidak perlu khawatir lagi akan adanya biaya yang mahal ketika terjadi sesuatu di tempat yang jauh dari rumah.

Sumber Gambar: travellin.co.id

Sementara itu, pilihan termahal untuk paket asuransi perjalanan ke luar negeri hanya menghabiskan biaya sekitar $3.25 per orang per harinya, dengan pilihan biaya per keluarga sebesar $5 per orang per hari atau $3 per grup per harinya, untuk penggantian kecelakaan, sakit, barang hilang hingga delay perjalanan dengan nilai S100 hingga maksimum $1,500 tergantung kebijakan masing-masing.

7. Just hop in and get lost!

Sumber Gambar: pinterest.com

Sebagai seorang wanita, sebenarnya apa lagi alasan kita untuk takut mengeksplorasi di dunia yang serba terkoneksi dan memungkinkan saat ini? Temukan partner dengan passion yang sama soal travelling, dan temukan bahwa dengan melangkahkan kaki ke tempat baru sajalah kita akan mampu menemukan potensi yang tidak pernah kita ketahui sebelumnya ada dalam diri kita. Girl power yang sesungguhnya akan membuat kita pulang dengan wawasan yang lebih kaya dan pengalaman yang lebih berkesan, yang tidak bisa digantikan dengan zona aman seperti apapun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s